Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2022

Pacar

Gambar
Dua hati Terikat asmara penuh pesona Ku dan kau Didekap mimpi indah bertabur penuh cinta Dibuai oleh mesranya pelukan sang kekasih Dunia kini berlari mendekat Milik berdua selamanya Ohh, nikmatnya kecupan Pelukan dan rayuan àsmaramu Tak ingin dunia berlalu Selamanya Hanya milikmu dan milikku Bawalah hati ini sayang Dalam cinta yang bergejolak Jangan lepaskan Walau sesaat Indahnya kisah kita  Yang tak akan termakan oleh zaman Hingga maut  Yang kelak memisahkan Kuingin selamanya Bersamamu Hanya bersamamu  Kekasih hatiku

Tamu

Gambar
Senyum tersungging Suara menyapa Tanya menyeruak Ada senyum, cerita dan ulasan disana Bagai berbalas pantun Tercipta tegur sapa Ya dan tidak Tanya dan pernyataan Terkuak dan terbuka Kebersahajaan Ada ketegasan Naik turun laju masa canda Ingin ditutup dan diakhiri Masih ada dan saling beradu Pada kata yang masih menyambung Ke permukaan yang terbentang disana Disisiku dan didepan ujung permainan Hingga semua menjadi pasti dan tak penuh tanya Akhiri dengan baik dan salam kecup

Curahan Hati

Gambar
Keluh kesah yang terpendam dalam hati Ingin lalui jalan buntu dalam terowongan Yang tak pernah berujung Selalu tertegun ditengah kebimbangan Tak ingin bungkam hal itu menjadi semak Yang sulit diurai dipatahkan Menjadi pengganggu dalam keadaan Ada kecurangan, kecemburuan, kedengkian Berbalur satu dalam aduan kecurangan Ingin temukan ketenangan dan kedamaian Melalui curahan hati yang apik Bukan menginginkan semu Atau sepahit empedu Haru belalak ringis dalam ekspresi Kesewenangan bukan pada jalannya Haruslah kau sadar bukan semua itu Kau yang punya Pandang dan tanamkan dalam hati Banyak corak berjalan disekeliling Tak harus semua jalan kau lalui Semua sudut kau datangi Raih capailah suasana Dalam jalannya yang rapih

Hujan

Gambar
Deras bagai menerjang dunia Kuhindari guyuran kencang seperti berlari menjauh Namun dia bagai hantu yang muncul tiba-tiba Timbulkan dingin dan gigil Ingin rasanya menghilang di padang kering berumput Hingga hujan kan enggan mendekat Dan akupun nyaman dalam dekap rembulan Dalam lelap yang menghinggap Dibuai mimpi cantik dalam ayunan syahdu Hujan deras telah melambungkan angan Hingga tatapan mata melanglang di ruang syahdu Telah membasahi tubuh dan pikiran Jiwa bahkan hati Semua telah luntur dan membaur  Dalam suasana basah Dingin dan hening Pacu tubuh tuk berputar dalam khayalan Setinggi langit di angkasa

Hutang

Gambar
Tagihan telah tiba Rasa gusar sesaat melanda hati gundah Siapkan hati dengan siaga Agar tak ragu yang menghampiri Amarah tertahankan Hati ditata ulang Raih dan isi kesempatan Agar semua dapat berlalu sempurna Jangan ciptakan murka Jalin kebersamaan Bagai tali yang tersambung Tak bisa terputus Sehingga carut marutpun terselesaikan Bukan ingin menantang Untuk menciptakan perselisihan Ada pengertian Yang terjalin melalui rasa persaudaraan Jangan goyah Oleh hal-hal yang tak diduga Ciptakan kebaikan Kebersamaan Keputihan hati Bahwa semua akan terjalin indah kembali Dan masalah itu tidak kan menjadi kusut

Tertawa

Gambar
Tawaku membahana Melalui ruang sempit yang hampa Dibatas dinding dan barisan bukit hijau Lepas dan bebas Tak sedikitpun terngiang keraguan Ketakutan dan bayang kesedihan Saat ku ingat rasa hampa Yang ada hanyalah duka Meminggirlah Dan menjauh Agar tak ingat duka yang merajuk Disaat tak baik kuingin menepis semuanya Hilangkan buruk datangkan kebaikan Oh betapa bahagianya saat ku tertawa Jangan ada bala yang menghadang Tidak ada airmata kedukaan Hadapi semua tantangan Tak surut langkah maju kedepan Biarkan orang biacara apapun Tentang ku dan waktu Tak kan mundur apalagi kendur Agar masa suram itu berlalu Berlalulah tangis sedih Datangkan kebahagiaan Disertai tawa keriangan

Insiden Memarku dan Putriku Gadya Hari Ini

Gambar
  Pagi hari yang 'spesial' Maksud hati ingin mengantar putriku ke sekolah Apa daya Ada belokan dari arah berlawanan Motor itu melaju kencang Dan menyenggol bagian kanan motorku Yang melaju tak begitu kencang Sejurus jantungku serasa berhenti berdetak Oh Tuhan Aku sungguh merasa pilu Teringat akan doa yang setiap hari kupanjatkan padaMu Lindungi dan jaga aku di perjalanan Tuhan Saat aku mengendarai sepeda motor Agar sehat selalu sampai tujuan Tuhan, apakah Kau tidak mendengar doaku? Mengapa insiden buruk ini terjadi Tuhan Kaki kananku memar Kaki kanan putriku Gadya juga memar Adakah ini peringatan dariMu Tuhan Agar aku lebih hati-hati di perjalanan ? Mataku mulai basah Akan apa yang kualami Kenapa saat ku mengantar  dia ke sekolah Ini yang terjadi Biarlah hanya aku yang menanggungnya Tuhan Jangan putriku Ku tak ingin dia merasa sakit Mataku semakin menggenang Aku sedih Semua terjadi begitu saja Tuhan jauhkan bala dari tengah-tengah keluargaku Jauh dan dekat Temani dan berkatila...

Pengantin

Gambar
  Sunggingkan senyuman Ceria berbesar rasa mulia di hati Melirik pasangan yang tiada henti Hari bahagia ini Sepasang sutri bersanding di pelaminan Terpancar bahagia Tiada duka sedikitpun Awal kumulai dunia rumahtangga Bersamamu Jalani kelok-kelok suka duka Berusaha selalu bahagia Hari demi hari Kebahagiaan kian bertambah Jika suatu hari nanti Diramaikan dengan momongan Tangis bayi tak henti  Status papi mami telah dimulai Ada pagi Ada malam Ada tangis Ada tawa Semoga dari hari ini Hingga hari nanti Tetap kan bermesra bersama Ada saat tua Nanti kan terjelang Jangan bosan tuk terus mendampingi Hingga ajal menjemput Seturut kehendak Yang Maha Kuasa Si pemilik semesta Aamiiin.

Iri Hati

Gambar
Kebencian Adalah akar dosa Yang menimbulkan perpecahan Permusuhan Ketidakakraban Ketidakakuran Kehancuran Ada benci, ada iri hati Aura negatif mengaliri hati Tampak pada raut wajah Yang tidak berseri Yang tidak penuh senyum Buat apa kau iri Hidup hanya sekali Isilah dengan perbuatan baikmu Sebab apa yang kau tanam  Itu yang akan kau tuai Banyak memberi Banyak menolong Banyak tersenyum Duniapun kan memuji Perangai bak peri suci Jauhlah iri hati Yang hanya kan mengganggu Ketenangan, kenyamanan ,keheningan Ciptakanlah kedamaian, rendah hati Penuh syukur Atas semua yang kupunya Anugerah dari Tuhan Sang pencipta kehidupan manusia

Kecelakaan Amang Rikki

Gambar
  Tertegun dan terkejut Saat kudengar kabar dari suamiku Abang pak Rikki mengalami tragedi yang memilukan Mobil terbalik, ringsek Serasa mimpi mengetahuinya Oh Tuhan Selamatkanlah mereka Semoga pengobatan di rumah sakit Obat-obat yang diberikan dokter Menjadi penyelamat bagi luka yang timbul Jamahlah Tuhan Dengan tangan penyembuhmu Hilangkan trauma Pulihkan luka Hiburlah mereka Tuhan Di saat-saat genting ini Sakit itu ada Perih itu terasa Gendong dan angkat beri semangat Engkau penyembuh bagi kami yang terjatuh Rencana ingin nyekar Kemakam ayah bunda sang suami Dari kota Parapat ke kampung Sigambiri Namun nahas telah menghalang Ditengah jalan Semoga semua ada hikmahnya Tuhan kasih teguran dan peringatan Untuk kebaikan umatNya Lebih dekat kepadaNya Terpujilah Tuhan Atas segala perkaraNya Ampunilah kami Tuhan Dalam segala kekhilafan Aamiin

Malam

Gambar
  Buram langit Ditemani sang bulan yang lembut bersinar Kupeluk bayang dalam mimpi Sejauh mata memandang Yang tampak secercah bintang berkelap kelip Beriringan berlari-lari Betapa cerianya Kutatap tak bosan-bosannya Malam meninggalkan seberkas jejak Yang kutinggalkan di jalanan Menelusuri sejauh kaki berpindah Tak lekang oleh waktu Tetap terbangun terhenyak Saat malam membentangkan sayapnya Mengganti siang yang cukup berani Menemani saat sibukku Kurebah Terbangkan duka, beban dan jejak yang masih tersisa Tak cukup satu malam kuletak Segala hal yang jadi pikiran Karena esok masih kuterbangun Dibuai cerah pagi yang berusaha menyambut Langkahku yang mulai maju  

Hari Tuhan

Gambar
Hari Minggu Itulah hari Tuhan Seluruh bangsa di dunia Turut memujiNya Namun, apa arti 1 hari Saat ada hari itu Didalam 7 hari Kuserahkan hidupku kepadaNya Dengan curahan ekspresi hatiku Kutunduk sembah dalam doa Hapus dosa yang melumuri tubuh, pikiran dan jiwa Aku ini kotor Tuhan Penuh dosa dan salah Sudikah Kau pandang aku yang rendah ini ? TanganMu yang lembut ingin menyambutku Mengangkatku yang terjatuh terluka Dalam lika-liku hidup yang kujalani Ku menangis Terduduk merendahkan diri  Dihadapan tahtaMu yang sangat elok Kerajaan surga bermahkota kemuliaan Aku hanyalah sebulir pasir  Yang bergerak selalu memohon ampun Mengharapkan uluran kebaikan  Mukjizat Tuhan Setiap detik Setiap menit Setiap jam Setiap hari Setiap waktu Semoga Kau sudi Bapa Datang dan mengangkatku Dari kejatuhanku yang sangat dalam 

Pelampiasan

Gambar
Tayangkan kesal, kecewa, marah, sedih, luka hati Berlari bawa sesak didada Tembus ruang luas tak berbatas Hingga keujung bumi tak bertepi Ada berontak yang tak dapat dilerai Ada amuk yang tak terbantahkan Ingin lampiaskan semua rasa Yang tak ingin dibendung Pergilah Menjauhlah duka dan masalah itu Kutak ingin peluk apalagi dekap Biarkanlah ku disini Tak perlu risau dengan hidupku Agar ku bebas dan ku lepas Melompat sejauh sesukaku Hilangkan semua risau yang ada Hingga ku merasa tenang dan bahagia Dengan hidupku Yah hidupku Bukan hidupmu Hai kawan Titik-titik cerah Mulai merasuk di hati Ada senyum ada tawa Pikiran setenang air Sejernih mata air Kuingin hidup tenang Tidak ada yang mengganggu Didalam segala gerak dan langkah Biarkan ku melangkah Dalam pertolonganNya semata 

Bunuh Diri

Gambar
  Kelemahan Ketakberdayaan Keputusasaan Telah membawa kedalam hal yang sangat bodoh Sangat konyol Akhiri hidup sendiri, saat pencipta bahkan tak menginginkannya Nyawa melayang ,lenyap Hanya dalam sekejap Apakah memang itu yang kau inginkan Sungguh miris Rendah sekali harga diri Karena tindakan tak bermakna itu Iblis yang bersaksi Dengan tawa yang tanpa perasaan Telah menghasut orang lemah hingga bunuh diri Betapa tak habis pikir Sedalam laut penderitaan hidupmu Serahkanlah semua itu kepadaNya Dia yang maha tahu Maha penolong Bergantunglah kepadaNya Serahkanlah diri Pasti mukjizatNya kan datang Didalam hidupku Orang yang selalu percaya akan pertolonganNya Tindakan bunuh diri Sungguh hina di mataNya Tak pernah diinginkanNya Aku ciptaan yang agung Derajat tertinggi dari segala ciptaanNya di muka bumi Jangan karena sebutir kerikil kecil Dosa di hati membuat segudang kehancuran Bertobatlah Sebelum terlambat Didalam hidupmu 

Diam

Gambar
Diam seperti bisu Tak berkutik sama sekali Hanya menatap kosong dan hampa Wajah melemah semakin tak berdaya Ragu menumpuk berkumpul Semangat hidup telah tiada Kasihan Masih terdiam Bagai patung tak bergerak Impian tak dapat diraih Kemauan yang sulit tuk ditanggapi Yang ada hanya hening dan suasana hampa Mengapa mulutku seperti bisu Mengapa tatapanku kosong Bulir-bulir airmatapun telah jatuh Ku masih tetap terdiam Diam seribu bahkan sepuluhribu bahasa Bagai es yang membeku Sulit tuk dicairkan Netralkanlah diam ini Supaya suasana tak kacau balau Tak sebabkan kehancuran hati Kerusakan perasaan Bahkan puing-puing hati yang berserakan Diam itu bisa emas  Namun diam dapat menjadi palsu Jika penuh dengan kebohongan Yang merasuk didalam kalbu Kubenci dengan kata diam Bagai sampah yang berserakan Ingin kubuang dan kumusnahkan Agar diam itu tidak ada didalam pikiran Hiduplah penuh dengan sejuta arti Adakalanya sedih merasuk hingga terdiam Namun jangan terbujuk kaku Akhirnya diam Biarkan diam...

Perangai

Gambar
Ku menjadi muak Saat perangai itu bergerak Mengikuti arus deras itu Jauhlah Sebab ku tak suka Perangai buruk itu Akankah segera berlalu  Agar ku tak bingung dan terluka lebih dalam lagi Kuingin jalani hidup hanya dalam kewajaran Kuingin hidup normal Seperti masa indahku dulu  Yang membuaiku dengan syahdu Tidak tergesa, terburu dan tertatih Pergilah jika tak suka Jangan mendekat aku tidak tahan Aku tak mau Seolah seperti hati yang menggila Aku tak seperti aku Heiii Itu tak normal Itu tak wajar Berjalanlah tenang Bagai mata air yang mengalir jernih Niscaya kan kau dapat Keteguhan ketetapan hati Sejuk bagai air mengalir Tenang bagai permukaan sungai Raihlah dalam senyum Menangkanlah dalam ketenangan Pandanglah sekeliling Tak perlu bimbang atau ragu Airi hati agar senyumpun mengembang Itulah makna perangai cantik Manis yang selalu silih berganti

Bosan

Gambar
  Saat bosan datang Sungguh rasa yang membuat ngilu Tubuh dan Jiwa serasa mengerang Ingin memberontak dan keluar dari sangkar aman Ku lari, bayangku serasa lepas dari tubuhku Bawalah daku terbang ke angkasa Hai angin dan sayap raksasa Agar ku tak jenuh Kepalaku rasa sembilu Muak ingin muntah Kujatuhkan tubuh di peraduan Mataku terpejam Tubuhku menggeliat Kuingin mimpi saja Agar lupa rasa bosan itu Sungguh tak nyaman Dengan rasa ini Serasa berada di ujung waktu Apakah ku harus teriak? Atau memaki di keadaan ini Aku ingin bangkit lagi  Agar tak ingat dengan kejenuhan Sehingga pikiranku tak mengambang Pergilah rasa itu Yang tak ingin kembali lagi Menghantui pikiran dan rasaku Aku ingin tenang, nyaman, aman dan bahagia Yahh

HBD Mama Ke-69

Gambar
  Mama Tepat hari Senin Tanggal 11 April 2022 Engkau merayakan ulang tahunmu Tepat 69 tahun yang lalu Engkau hadir di dunia ini Mama Maafkanlah aku Putrimu yang bungsu ini Mungkin banyak kesalahan yang kuperbuat selama ini Yang mendukakan hatimu Yang membuat hatimu terluka Dari hatiku yang terdalam Aku tidak ingin membuatmu bersedih Ataupun marah ma Banyak kisah-kisah hidup yang ingin kutorehkan lagi Bersamamu Tidak cukup dengan beribu kalimat Betapa aku bangga mempunyai mama seperti engkau Yang telah penuh suka duka membesarkan aku Kami anak-anakmu Hingga saat ini Di hari ulang tahunmu ini Tak cukup airmata ini yang ingin berucap kepadamu Panjang umur selalu ma Sehat-sahat terus yah ma Aku masih ingin lebih lama bersama engkau mama Mendidik dan selalu mendampingi hidupku Dari hari ke hari Tetaplah disini  Mendampingi Hingga hari tua di penghujung hayatmu mama Aku selalu mencintaimu Selamanya Semoga Tuhan selalu melindungimu Menyertaimu Memberkatimu Memberimu umur panjang Kese...

Topeng

Gambar
  Ada yang tersembunyi Dibalik topeng itu Tak nampak apa dibaliknya Dari luar tampak sempurna Manis berucap Enggan berkelit Memang sempurna Siapa yang tahu Mungkin dibaliknya ada duka, tawa, amarah  Atau mungkin cemburu dan misteri cinta ? Banyak hal Bisa disembunyikan Dibalik topeng Topengku tebal dan indah Dia bertopeng hitam namun lebar Ah, begitu banyak hal samar disetiap punggung topeng Akankah terkuak misteri topeng Atau tetap kekal tak akan terbaca Hanya ku yang bertopeng yang mengetahuinya Dia pemilik topeng si pembaca arti Tebaklah dan rekalah Makna didalam makna Suatu saat Mungkin kau temukan Arti sejati sebuah topeng Topeng cantik Atau topeng buruk rupa Dia wujud tak bergerak Juga akan tetap diam Dengan seribu misteri

Menjalani Seluruh Kegiatan Menuruti Keadaannya

Gambar
Kegiatanku Tentu saja hari-hariku Apa yang kujalani Kuikuti Kulaksanakan Itu adalah programku Tak gampang Juga tak hanya cuma-cuma Seluruh kerjaku Dalam rutinitas keseharianku Betapa padat dan penuh lelah Kadang menimbulkan kebosanan Terasa penat dan hampir menyerah Namun itu adalah tantangan hidup Siapkan stamina Seperti sebuah pacuan kuda Awas agar tidak lelah berlebihan Dan tubuhpun tidak berhasrat Bangun dan bangkit Harus tanamkan tujuan didalam diri Untuk kebaikan Masa depan unggulan Keselamatan, kesehatan, kenyamanan Latih diri Selalu sigap, siap ,juga positif thinking Lingkungan memburuk Namun ku tak takut Hidup penuh perjuangan Jangan gentar tuk maju Apa yang dapat kuperoleh Dari keragu-raguan? Yakin Pasti Bersiap Tegak Dan maju di dunia keras ini Pastiii, ku yakin bisa Demi tujuan baik Masa depan terang

Hujan

Gambar
Asyik dengan padatnya kesibukan Hingga tersadar hujan turun Langit tlah mendung Awan menghitam Sedang berbisik dan mengombak Seolah katakan bahwa Kau tak bisa apa jika ku ada Saat hujan deras diiringi petir menggelegar Kadang bimbang dan takut menghampiri Isi hati yang silih berganti Berpacu seiring derasnya sang hujan Sombong dan dengan gagahnya Menutup dan mengganggu aktivitasku Rutinitasku yang tersusun rapi Telah menjadi lebur bersama hujan Yang terpacu menantang Menghalau yang keluar  Untuk duduk dan diam dalam peraduan Jalanan basah Dapat juga membasahi hati, pikiran dan jiwa Jika menyerupai suasana hati Hujan akan turut terbawa dalam perasaan 1 atau 2 jam atau 3 jam Dia kan reda dengan perlahan Semoga hatiku kini semakin sejuk Dari rasa kering

Duka

Gambar
Jika ku berduka Tentu hatiku sedang sedih Ada perasaan trenyuh Ada yang berakhir air mata Hingga tiba saatnya Air mataku deras mengalir Karena sesuatu Tentang itu yang ada di masa lalu, kini atau nanti Selalu terbayang, merenung atau melamun Sedihpun datang Ada alasan kuat Yang buat hati dan perasaan Bersedih, menangis, galau, kacau Sekacau-kacaunya Ku diam akhirnya Bersujud dan mengadu kepadaNya Atas segala kesedihan yang melanda hati Semoga Dia Tuhan yang empunya segalanya Si pemilik hatiku Yang selalu ada siang atau malam Terimakasih Tuhan Atas penghiburan yang Kau bri

Suka

Gambar
Sukaku Tentu saja bahagiaku Kesenanganku Angan melambungku Pantang kau tak suka Jika aku sedang suka Merasa senang Gembira Ikut dan tertawalah bersamaku Suka itu indah Dapat saling berbagi Berbagi keceriaan Apa salahnya saat aku merasa suka Tersenyum penuh arti Tidak ada cela, apapun yang mengganggu Tuhan karuniakan kebahagiaan Bagi manusia ciptaanNya Dia beri rasa Saat adakalanya dia, aku, kau dan seluruh ciptaanNya Bersukacita Memuji,beriang-riang dan bersorak Mengapa harus duka Saat suka itu datang Nikmatilah

Mimpi Yang Menjadi Kenyataan

Gambar
  Saat ku terduduk Menatap ke layar tablet Ada 'sesuatu' yang terbaca disana Yang didalam pikiran telah muncul Bukankah itu Yang dinanti tentang 'sesuatu' Memberi respon tak terduga Tak disangka-sangka Ada angan, ada dugaan dan ada terlintas pemikiran Ku tertegun, tersenyum dan terbuai Coba tuk kendalikan perasaan Yang tiba-tiba terlintas Ada sebatas angan setinggi langit Luas tak bermakna Jika tiada mengharap ada Jika ada menjadi biasa saja Berita,  kabar dari sana  Yang sudah lama tak terdengar Ingin melihat, ingin meraba Sedaya kemampuan Tak ingin duka   Atau lara Hanya sebait kelegaan hati saja Agar tak pekat suasana Karena alur hidup akan selalu maju Ke masa depan Yang penuh misteri Penuh keabadian Misteri si empunya 

Hadir Dalam Mimpi

Gambar
  Terlelap dimalam gelap Nyenyak didalam tidur Mimpi itu hadir Tak nyata Dalam dunia mimpi Dia datang dengan segudang cerita Bercerita dan bercerita Aku yang bertanya Dan kemudian menyimak Tak lelap tak berbalaspun Namun menggumam dan seolah terbuai Akan dunia khayalan Ku terdiam, menatapnya Yang mengalirkan cerita bagai arus sungai Namun enggan mendekat Enggan pula memeluk Entah kenapa  Aku tak tahu Misteri dunia mimpi Saat itu Kemudian ku terbangun Ada ingatan yang seolah nyata Baru saja melayang  Dan menghilang Bagai benar baru saja terjadi  Oh mimpi itu ternyata Dia hadir dalam tidurku Hari ini Tgl 2 malam di bulan april Saat ku terkenang Bulan Maret yang bungkam Penuh ketenangan Sang mimpipun sudah pamit pergi

Perbedaan

Gambar
  Perbedaan itu indah Perbedaan itu kaya Tidak ada sekat Tidak ada pula kebencian Ada damai disana  Ada kebersamaan Duka akan saling menghibur Suka akan saling berbagi Bergandeng tangan meraih 1 tujuan Kepada kebaikan Walau kecewa menyelubungi Dalam hati yang sedang duka Walau banyak masalah menghampiri Didalam hidup ini Saat bersama Selalu ada dukungan, hiburan, penyemangat hidup Buanglah ragu Atau lelah Teruslah maju, dengan sekuat baja Ada tantangan disana Ada kekuatan kan menghampiri Jika terus melangkah Yakinkan akan ada satu tujuan terbaik akan dapat diraih Saat muncul perbedaan Itu adalah tali persaudaraan Tetaplah tersenyum Bawalah harapan Bahwa masa depan  Akan dapat diraih dalam segala perjuangan Perbedaan Bukanlah penghalang Didalam hidup ini Jika yakin melangkah, tegaklah dan majulah Serahkan seluruhnya kepada Tuhan Semuanya kan jadi kebahagiaan