Malam

 


Buram langit
Ditemani sang bulan yang lembut bersinar
Kupeluk bayang dalam mimpi
Sejauh mata memandang
Yang tampak secercah bintang berkelap kelip
Beriringan berlari-lari
Betapa cerianya
Kutatap tak bosan-bosannya

Malam meninggalkan seberkas jejak
Yang kutinggalkan di jalanan
Menelusuri sejauh kaki berpindah
Tak lekang oleh waktu
Tetap terbangun terhenyak
Saat malam membentangkan sayapnya
Mengganti siang yang cukup berani
Menemani saat sibukku

Kurebah
Terbangkan duka, beban dan jejak yang masih tersisa
Tak cukup satu malam kuletak
Segala hal yang jadi pikiran
Karena esok masih kuterbangun
Dibuai cerah pagi yang berusaha menyambut
Langkahku yang mulai maju
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tamu

Duka

Bunuh Diri