Hasutan
Hasutanmu yang membabi buta
Seolah-olah engkau saja yang benar
Sadarkah engkau orang sombong
Bahwa manusia pembohong itu ada pada dirimu
Tak tahu malukah kau
Hai otak licik penuh tipuan
Sadarlah sebelum terlambat
Engkau tak kan mampu dengan segala ocehanmu
Mulut manis berbuah nestapa
Akan menimpa kau selamanya
Bukan bangga yang penting kau tunjukkan disini
Namun perilakumu yang perlu kau ubah
Hai si pencari mangsa
Hey si penghianat kejujuran
Berjanjilah kalau hatimu yang busuk, buas dan serakah
Tak akan kau pertahankan selamanya
Adakah manusia lain sepertimu dimuka bumi ini
Apa untungnya tindakan jahatmu itu kau sebar
Tak tahukah dirimu sedang dihujat dan dicaci maki
Wahai makhluk tak tahu diri
Bertobatlah dan tunduklah
Sang penciptamu sedang duduk menatap kelakuan bejatmu
Kembalilah kejalan yang benar
Agar dirimu tidak terancam
Biarkan mimpi burukmu berlalu
Putihkanlah hatimu yang telah menghitam
Sejukkan hatimu yang telah mengering menjijikkan
Trauma hidupmu kau yang bawa, kau yang jinjing, kau yang pikul
Hina sehina-hinanya dirimu
Tak lebih berarti dari seekor binatang jinak dan cerdik
Bijaklah dalam hidup, carilah kebenaran yang memerdekakan
Bercerminlah melihat bayanganmu
Sudahkah engkau lebih bersih daripada debu
Seekor semut saja bisa bertindak penuh kehati-hatian
Tidakkah kau lebih baik daripadanya
Apakah hati kecilmu telah dibutakan oleh keserakahan dunia
Berbuatlah hal yang berarti
Bukan pandai menghasut orang lain untuk mengambil hati
Menjadi pribadi yang tidak tahu diri, lupa diri, penuh egoisme
Yah, seperti dirimu yang tentu lebih tidak tahu diri
Malang sungguh malang, hei kamu si anak bernasib malang
Tak jugakah kau bertobat sebelum terlambat
Jangan menyesal jika suatu saat karma hidup menimpamu
Karena kejahatan perilakumu
Kebrutalan tabiatmu
Pandanglah langit diatas sana
Bintang yang bertaburan
Bulan yang tersenyum
Tak pernah angkuh dengan senantiasa sebar cahaya kehidupan
Bukan seperti engkau
Hai anak bengal, bebal, pengulah, penghasut
Bukan karena kemegahan atau kehebatanmu
Mulialah karena perbuatan dan moral yang baik
Jangan biarkan iblis merasuki batinmu
Keserakahan menghinggapimu
Kejahatan memenuhi hatimu
Peperangan selalu membantai pikiranmu
Otak najis, penghianat dan murka ,bebal
Bejatlah selamanya
Jika itu yang kau mau
Puaskah dirimu dengan semua itu
Senangkah dengan setiap hal buruk yang kau lakukan
Sungguh, manusia kotor macam kau
Tak perlu hidup didunia ini
Selamanya
Biarlah bumi yang menghanguskan dirimu
Dan angin membenamkan tubuhmu
Kedalam terowongan kehancuran
Agar kau sadar
Tak ada yang abadi di muka bumi ini
** Tentang puisi : Tantangan lomba menulis di blog 10 Juni - 10 Juli 2022

Komentar
Posting Komentar